dengan penuh penyesalan..berita seperti ini , tidak bisa ditemukan lagi , Daeng Ucu, aku kutip yaaaa......... =========================================================== Putra Lampung menjadi Bintang di Rotterdam Weena, Lanjutan kompetisi liga taman bermain matchday 2 melahirkan berbagai kejutan. Asep Putra Lampung menorehkan empat gol. Tambahan gol ini menambah pundi2 gol nya dan untuk sementara bertengger di posisi puncak top skor liga taman bermain. “Ini jawaban atas keraguan publik selama ini tentang kemampuan saya, saya merasa terganggu dengan isu itu sampai saya susah tidur” tutur ayah dari cecep junior ini dengan rambut yang masih awut-awutan. 
Kejutan lain datang dari Mangde’ Putra Bali, sebuah gol cantik ala Poborsky menambah gemuruh stadion taman bermain. “Ini sebuah kebahagiaan tersendiri buat saya, gol ini ku persembahkan untuk sluruh masyarakat Bali, hahahaha” ujar pemain yang disebut2 pernah berduet dengan Vata Matanu Garcia, legenda Gelora Dewata. Debutan lain dalam pertandingan ini adalah Didit. Gaya yang lugas, sapu bersih dan pukul rata sebagai center back mengingatkan kita pada Jaap stam bek kawakan asal Belanda. Penampilan Extraordinary didit ini di duga karena dukungan supporter khusus yang di datangkan dari negeri seberang. Konsistensi juga tampak dari 3 pemain gaek, Aidil torres, Arman, Fajar antono. Aidil torres lagi2 menuai gol cantik mirip dengan gol sebelumnya, fans fanatik Liverpool ini untuk sementara nangkring di urutan kedua top skorer sementara dengan 3 golnya. Penampilan apik Arman di berbagai posisi membuat dia di gelari PSB (Pemain serba bisa). Stamina yang dahsyat di umurnya mengingatkan kita akan Roger Milla yang tampil keren pada umurnya ke 42 di Piala Dunia 1994 di AS. Penampilan cemerlang Fajar Antono sebagai penjaga gawang membuat frustasi penyerang lawan. Berkali-kali tip, tinju dan serobotan bola nya menyelamatkan gawangnya. Penampilan gemilang ini justru memunculkan spekulasi bahwa dia menggunakan jampi-jampi yang di taruh di belakang tiang gawang. Rapor buruk justru di catat oleh dua pemain. Hendra dan Sukasah, pemain yang tampil luar biasa pada matchday I ini, di luar dugaan tampil mengecewakan. Dipatok sebagai striker tunggal, sukasah malah menyia2kan sejumlah peluang. “Wah ini bukan karena encok mas, tapi karena saya cedera, kalo ngga tentunya jala lawan akan bergetar berkali-kali” . Hendra yang sempat di kejar wartawan, malah menghindar selepas pertandingan. Diduga beliau sangat kecewa dengan beberapa blunder nya hari ini, tragedi ini adalah pembelajaran besar buat putra padang ini untuk berbuat lebih baik di pertandingan berikutnya. Weena Press
Memang lebih sehat tinggal di Belanda ini..... ke kampus pakai sepeda....kejar-kejaran kereta... dan ini yang paling menarik....maen bola... saat winter...maennya di lapangan sintetik Saat summer maennya di lapangan rumput...
Setelah 10 tahun tidak lagi bermain bola....kesenangan itu akhirnya aku, dan juga teman-teman lain dapatkan di belanda ini..di Rotterdam....
lapangan bola ada dimana-mana....dan di dekat weenepad pun ada lapangan bolanya... disinilah kami, para pasukan IHS bermain bola....bukan hanya antar sesama penghuni Weenepad, tapi juga dimeriahkan sama teman Bachelor dan master yang laennya...
Ada cerita menarik soal sepatu bola..... pada awalnya aku maen bola pakai sepatu kets, tapi sukur dengan ada "Hari Ratu" dimana orang-orang disini menjual barang yang tidak terpakai, akhirnya aku daptkan juga sepasang sepatu puma seharga € 7 dalam kondisi 95%.....
Lapangan bola semakin riuh saaat masing-masing orang mulai membangakan klub pujaannya masing-masing, disini ada fans Liverpool, MU, Arsenal, Barcelona, AC Milan dll. Layaknya seorang komentator, segala macam pujian, cacian, makian, sumpah serapah atas klub musuh menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas "after soccer playing"
Sayangnya tidak ada satupun yang menjadi fans Fejeinord Rotterdam ( hehehehehehe)....
Olah bola ini semakin menarik karena diberitakan oleh wartawan olahraga.... kutipannya sebagai berikut......(Sorry Ucu, di kutip neh beritanya)....
Kalau sudah hujan seperti ini, sudah berhari-hari, cuaca terus berubah, capek juga lihat hujan hehehehe.....
Mau keluar kamar juga malas, mandi juga malas, kerjanya pengen makan, ngemil,dan akhirnya berat badan melonjak.....
semua bahan makanana tersedia, segala macam lauk ada, coklat masih 3 kotak lagi, indo mie masih banyak...
hujan--hujan.....hujan.. temannya cuma.... makan..makan..makan....
ujung-ujungnya.....overweight hehehehehehe...
ternyata di Rotterdam pun godaan makanan seperti godaan "syaiton"..ga bisa dihentikan....
ke kampus enggak.... kuliah dah habis... cuaca ga bagus....
kalo gitu... yuk... makan lagi
Kota Rotterdam sendiri, sebenarnya sudah menjelma menjadi kota modern, yang hampir kehilangan ciri “Belanda”nya. Anda akan sering bertemu dengan berbagai macam pendatang dibandingkan orang asli Belanda.
Jika ingin mencari barang murah dengan harga yang sangat terjangkau, anda bisa ke toko Piekfijn. Toko ini menjual berbagai macam produk bekas pakai, dari sepatu, baju hangat, alat elektronik, sepeda, buku dll.
Toko ini beralamat di sekitar Blaak. Anda dapat menju ke toko ini dengan cara naik trem 21, berhenti di Station Blaak dan berjalan ke arah Bibliotek (Perpustakaan). Menjelajahi Rotterdam akan sangat menyenangkan jika anda memiliki sepeda. 
Selain itu, dari kampus biasanya akan diberikan berkali-kali excursion keliling Rotterdam. Artinya, anda tidak perlu bersusah payah untuk keliling Rotterdam karena semua itu akan ada waktunya . Salah satu tempat yang menarik untuk dijelajahi, terutama di saat cuaca sudah mulai hangat adalah Kinderdijk (Kincir Angin yang menjadi UNESCO heritage), anda bisa menggunakan sepeda lalu dilanjutkan dengan Ferry (Waterbus), sepeda bisa dinaikkan di Ferry, dan seterusnya berhenti di Ableserdaam, dan dilanjutkan lagi dengan bersepeda sekitar setengah jam ke arah Kinderdijk. Waterbus dapat dinaiki melalui dermaga pemberangkatan yang berada di bawah Jembatan Erasmusburg (the Swan). Beberapa hal yang dapat anda pertimbangkan untuk bisa menjelajahi Rotterdam dan juga Belanda pada umumnya adalah: 1. Rotterdam Pass. Roterdam pas dapat dibuatkan di Bibliotek (perpusatakaan) dengan membawa persyaratan kartu mahasiswa dan pas foto, dan biayanya adalah €10 bagi mahasiswa. Kartu ini memberikan diskon di berbagai macam lokasi/object wisata dan juag kesmepatan gratis memasuki museum dan sekali (gratis) di di Bioskop Pathe. 2. Kartu Diskon Kereta. Jika anda suka bepergian ke kotakota lain di Belanda secara rutin, tidak ada salahnya anada membuat Diskon Card untuk setahun dengan biaya € 55. Kartu ini dapat digunakan sebagai reduksi tiket kereta sebesar 40%. Anda dapat dapat mengajak 2 orang teman yang dapat menikmati fasilitas diskon 40% ini. Untuk informasi silahkan dicari melalui www.ns.nl 3. Musium card. Musium card hanya diberikan bagi yang berusia dibawah 26 tahun. Dengan kartu ini and bisa masuk ke semua museum apapun di Belanda dan Istana Appeldorn gratis. 4. Tiket Kereta Promo. Tiket promo biasanya tersedia di toko Kruidvart (€ 12,50 per tiket/orang) dan Blokker (€ 27.50 per tiket/2 orang). Sesuai dengan namanya tiket ini hanya ada saat promo. Waktunya sulit diketahui, namun sekedar pengalaman tahun 2008/2009: Kruidvart adanya di bulan Oktober (minggu-2 -4) dan bulan Maret, sedangkan Blokker di bulan Nopember dan Juni. Tiket ini bisa digunakan untuk berkeliling Belanda dalam satu hari ke kota mana saja, dan hanya dibatasi oleh waktu 1 x 24 jam. Ke kampus tidak disarankan dengan jalan kaki, tapi bagi teman-teman yang ingin mengeksplorasi jalan menuju kampus dapat juga dilakukan demikian. Kampus dapat dituju dengan menggunakan trem nomor 21, berhenti di halte Woudestein, ataupun trem 7 yang pemberhentian terakhirnya di kampus Erasmus. Rute sepeda dari weenepad ke kampus dapat dilalui melalui: Weenepad à Central Sationà Hoofplein (Air-Mancur)à Pompenburgà Goudsingelà Oostpleinà Oostzedijkà Honingerdijk-Woudstein, dan begitu juga arah sebaliknya. Namun demikian anda juga bisa mengikuti jalur trem 21, yang melalaui pusat kota (staadhuis dan Beurs), lalu berbelok kea rah Blaak dan seterusnya ke Oostplein, lalu Oostzedijk, Honingerdijk dan Woudestein. Rute ke kampus disajikan pada gambar dibawah ini. Untuk jelasnya silahkan mengakses peta Rotterdam dengan menggunakan Google Map atau menghubungi saya melalui email (taufikurrahman_puanote@yahoo.com).  Berhungung cuaca di Belanda yang bsia berubah semena-mena, ada baiknya anda memiliki jaket parasut atau jaket yang tahan hujan tentunya, yang bagus bisa beli di toko perlengkapan mendaki gunung di Indonesia, semisal Eiger dll. Jaket khusus tersebut ada yang terbuat dari bahan yang tidak terlihat seperti parasut tapi tahan air. Sehingga bisa dipakai saat summer juga nantinya. Untuk mengetahui rambu sepeda, anda dapat mengikuti Orang Belanda, yang ada di depan anda, jika dia berhenti atau tidak melewati jalur itu, maka anda ikuti saja, selebihnya rambu-rambu seperti lampu (merah dan hijau, sama seperti rambu lalu lintas yang lain. Jalur sepeda mudah dikenali karena berwarna merah bata. Jalur sepeda tersebut terkadang terbagi menjadi 2 lajur, yang artinya bisa untuk arah bolak-balik, meski letaknya disisi kiri ataupun kanan, namun ada juga yang bersifat satu lajur saja, terutama dilihat dari lajur-lajur yang sempit alias alias untuk satu sepeda saja. JANGAN LUPA MELENGKAPI SEPEDA ANDA DENGAN KUNCI (GEMBOK) yang KOKOH, karena di Belanda, khususnya Rotterdam, sepeda merupakan salah satu barang yang dijaga keamanannya oleh para pemiliknya serta dilengkapi dengan lampu. Jika sepeda anda tidak berlampu, maka sepeda anda bisa di”tilang” oleh polisi. Gembok sepeda di Belanda menyerupai rantai besar yang berkunci, harganya paling murah 5 euro. Sepertinya gembok tersebut tidak tersedia di Indonesia, dan juga daya tahannya diragukan. Sepeda bekas bisa dibeli di Pasar Blaak dengan kisaran harga paling murah € 40-50, yang berukuran kecil, menyerupai sepeda mini di Indonesia. Di Blaak anda juga bisa membeli kunci-kunci sepeda, namun misalnya anda kesulitan dengan mencari kunci untuk membuka sepeda, anda dapat mengakalinya dengan membawa sepeda anda ke bengkel mobil yang ada di seberang Weenepad, pinjamlah kunci pada mereka, rata-rata pemilknya adalah keturunan maroko. Namun seringkali juga ditemui sepeda dibuang sama pemiliknya, karena sudah rusak, sepeda ini dapat diambil dan diperbaiki dan dijadikan sepeda layak pakai. Biasanya dua atau lebih sepeda yang rusak dikanibal terus dijadikan sepeda satu. Ada beberapa cara memperoleh sepeda selain dengan membeli yaitu, mendapatkan warisan dan dijual murah oleh para pencuri. Cara terakhir tentunya tidak dianjurkan. Biasanya sepeda dijual murah oleh “orang-orang yang tidak bertanggung jawab” sekitar jam subuh (Jam 5-6). Lokasinya tidak jelas. Ada pengalaman teman yang hanya berdiri di depan pintu wenepad saat jam tersebut, dan kemudian dihampiri oleh orang yang menawarkan sepeda (bagus) seharga €15. Jika anda berminat, silahkan diakali bentuk dan rupanya agar tidak dikenali oleh pemilik lamanya J.p. Masjid terdekat yang bisa diakses dari Weenepad berloksi di Schiekade 10B. Di daerah ini ada Masjid Indonesia (ISR) dan Masjid Turki. Khusus untuk masjid ISR bentuknya tidak seperti masjid di Indonesia, tapi merupakan rumah tempat tinggal yang dijadikan tempat ibadah. Untuk keperluan Shalat Jum’at, bisa dilakukan di Masjid ISR.
Jika menggunakan Trem, ISR dapat ditempuh dengan menggunakan trem 25 ke arah Schiekade. Trem tersebut bisa dinaiki di Central Station. Bagi teman-teman yang mau berjumat dari kampus, dapat menggunakan Trem 21 atau 7 dari Kampus Woudestein, dan berhenti di halte Weena, kemudain ganti ke trem 25. Lokasi ini juga bisa ditempuh dari weenepad dengan berjalan kaki atau bersepeda. Caranya: keluar dari Weenepad ke arah kanan, seperti menuju toko AH dan BAS, melalui terowongan, trus sampai diperempatan AH (traffic light) , tinggal berbelok ke kanan, dan terus berjalan lurus mengikuti jalan Walenburgerweg, sampai akhirnya di perempatan Schiekade, dimana lokasi masjid dapat dilihat seperti foto diatas. Jalan-jalan di Roterdam mudah diakses melalu goggle map ataupun google earth. Ada beberapa cara untuk menjangkau jalan tersebut: (1) jalan kaki, (2) sepeda, (3) trem. Bagi pesepeda, ingatlah bahwa di belanda lajur yang digunakan adala lajur kanan. Sedangkan bagi yang menggunakan trem, tentunya harus membeli tiket di trem (lebih mahal) atau di kantor RET yang lebih murah, yang berada di area sekitar Central Station. Untuk itu, teman-teman dapat membeli Strippen Kart begitu tiba di Rotterdam. Kantor RET lokasinya dekat dengan Weenepad. 
Sebagai catatan: Strippen kart untuk 2 strip, dipakai untuk waktu satu jam, itu berarti jika dalam waktu satu jam, anda bebas untuk pindah dan ganti trem atau naik lagi trem dalam lingkungan 1 zona, jika bingung, anda bisa bertanya kepada kondekturnya, yang 95 persen bisa berbahasa Inggris. Toko-toko: Secara umum, Weenepad berada di lokasi yang sangat strategis, dekat dengan pusat kota, dengan dengan pertokoan dan Central Station. Beberapa toko yang terkenal (di kalangan mahasiswa) dan menyediakan berbagai macam bahan kebutuhan, dan juga bagi anda yang tidak membawa sesuatu yang dapat dimakan pada hari pertama, maka anda dapat berbelanja di took-toko ini, karena lokasinya dekat dengan Weenepad. Toko-toko tersebut adalah: 1. Albert Heijn (AH) Toko ini menjual berbaga macam kebutuhan, selayaknya supermarket di Indonesia. Toko ini dianggap sebagai toko yang mahal, mungkin karena barang-barangnya juga bagus. Soal harga sebenarnya relative, ada yang murah, ada juga yang mahal. Namun berapa produk AH, dijual murah, dan biasanya berlogo euro shopper. yang mahal. Namun berapa produk AH, dijual murah, dan biasanya berlogo euro shopper. Anda bisa membeli beras di toko ini, biasanya beras yang murah adalah beras Suriname, yang seharga (€ 1.03). Beras ini sebenarnya cukup murah, 6 bulan lalu harganya masih (€ 0.33), namun terus beranjak naik. Kemungkinan besarnya adalah semakin banyaknya mahasiswa Indonesia yang mengkosumsi beras ini (Hahahahahahahahaha, bercanda J). AH terdekat dengan Weenepad dapat ditempuh melalui jalan kaki, anda keluar dari Weenepad ke-arah kanan, menelusuri terowongan weenepad, terus sampai diperempatan traffic light, anda akan menemui toko AH seperti foto diatas. Masih satu lokasi, toko BAS juga dapat anda temui diseberang gedungnya.
2. BAS (Bas van der Hayden), Toko ini sejenis dengan AH, tapi terkenal dengan produk-produknya yang lebih murah dibandingkan AH. Tapi pengalaman saya pribadi, toko ini harganya tidak jauh berbeda dengan AH. Toko ini bisa dikenali dengan ciri khas warna merah di Papan Namanya.

3. Aldi Inilah toko termurah, namun barang-barang yang dijual tidak selengkap yang ada di AH dan BAS. 
Inilah tampak depan toko Aldi, yang sekomplek dengan toko Krudivart (menjual perlengakpan rumah tangga dan kosmetik). Di depan toko Aldy, ada toko Ortel Mobile, tempat penjualan nomor perdana HP khususnya bagi yang ingin memakai Ortel, saya sendiri memakai Ortel. Operator HP yang lainnya adalah Vodafone (agak mahal), KPN dan Leica.
4. Wah Nam Hong
Toko china ini menyediakan segala macam bahan masakan, beras, bahan lontong, sayuran, santan, tempe, tahu, teri, kecap, sambal ABC, bumbu, dan lainnya yang khas Indonesia. Anda bisa membeli Indomie di toko ini, sebijinya € 0.38, Sekotak (isi 40) harganya € 8.50. Toko ini terletak persis di depan halte tram Krusplein. 
5. Pasar Blaak Pasar blaak ini merupakan pasar kota Roterdam yang hanya dibuka pada hari Selasa dan Sabtu, yang berlokasi dibelakang Station Blaak. Anda bisa membeli ikan di pasar ini. 
Station Blaak (pasar Blaak) dapat ditempuh dnegan menggunakan Trem nomor 21 (ke arah kampus Erasmus). Selain itu Pasar Blaak bisa ditempuh dari arah centrum Beurs dengan berjalan kaki. Dari Weenepad anda membutuhkan waktu 20 -30 menit berjalan kaki melalui arah Centrum Lijnbaan dan Beurs. 6. Slagerij Turki/Maroko (Penjualan daging Halal). Bagi rekan-rekan muslim yang hendak membei daging halal (sapi, ayam, kambing), ada banyak toko daging (Slagerij) Halal di Rotterdam. Penjualnya adalah orang Turki dan Maroko (kenali saja dari wajahnya, berwajah Arab.) Ada satu toko Slagerij Halal yang dekat dengan weenepad, tepatnya sekitar 100 meter dari toko ALDI, ke arah Krusplein. Anda bisa bertanya kepada penjualnya tentang kehalalan daging (“apakah anda menjual daging halal?”).  Catatan: Hanya ada satu slageriij di sisi jalan ini, diseberangnya ada juga beberapa Slageriij yang dikelola oleh orang Eropa dan Suriname.
7. Toko Ikan Andalucia. Toko ini, sesuai namanya menjual aneka hasil tangkapan laut, baik yang mentah, juga yang matang. Lokasinya tepat berada di depan toko Aldi. 
Selain itu, ada banyak toko khusus di Roterdan, seperti Leen Bakker, dan Praxis yang menyediakan barang-barang grosir dan perlengkapan rumah tangga. Lokasinya dapat dicari melalui google map.
Berikut ini dapat dilihat atau dibayangkan jarak (ketrjangkauan) weenepad ke lokasi-lokasi tersebut  Setelah menempuh perjalanan jauh dari Indonesia, calon mahasiswa “I.H.S” akan tiba di Schipol di pagi hari. Biasanya sudah ada yang menjemput dari kampus. Untuk itu mohon dipastikan dulu via Course Bureau (Cocky, atau Ruud) agar dijemput di Schipol. Perjalanan Amsterdam-Schipol biasanya ditempuh 1 – 1,5 Jam. Bisa lebih lama jika lalu lintas sedang ramai. Di atas bis, nanti mulai dibagikan amplop yang berisi informasi penting dan kunci (card) kamar, yang seperti biasa selalu bermasalah dengan tertingal dalam kamar. Untuk itu, perlu disiapkan gantungan kunci, lebih bagus gantungan name tag/handphone yang bisa dikalungkan di leher. Card tersebut dapat dilubangi dengan menggunakan pelubang kertas.
 Sesampainya di Weenepad, masing-masing orang akan mencari kamarnya masing, dan fasilitas dalam kamar biasanya terdiri dari lemari, meja dan tempat tidur beserta sebuah bantal dan selimut, yang menyerupai “cover bad”. Tempat tidurnya tanpa bad sheet. Jadi bisa dibawa bad sheet dari rumah. Di dapur sudah ada kompor listrik dan beberapa peralatan memasak, namun terkadang ada juga unit yang tidak memiliki kompor (stove). Untuk itu, segeralah menginformasikannya ke student warden (Parmelia/Rolland). Setelah tiba di kamar, Internet bisa langsung digunakan dengan menggunakan kabel LAN yang tersedia, tinggal colok, dan biasanya langsung “connected”. Kalau ada masalah, silahkan membaca manual informasi yang ada di dalam amplop yang diterima di bis (atau bisa saja sesudah sampai di Weenepad).
Bagi yang lapar, bisa segera memasak, mungkin 1-2 bungkus indomie bisa dibawa sebagai pengganjal, jika tidak bisa dibeli di toko terdekat (Toko Wah Nam Hong). Biasanya barang warisan (misalnya rice cooker, dll) belum bisa langsung diambil karena student warden sibuk, sehingga malam, sekitar jam 7 baru dibagikan barang warisan. Barang-barang warisan tersebut, ada yang bersifat umum, dan ada juga yang sudah khusus diberikan pada seseorang, yang tentunya sudah ada nama di kotaknya. Untuk barang warisan, bentuknya berbagai macam, dari gelas sampai televisi, dari sendok sampai sofa. Yang jelas isinya bervariasi, hal ini juga termasuk dengan sepeda.
 Bagi yang lapar, dan khususnya yang muslim, sekedar pengganjal perut, makanan halal bisa dibeli di toko makanan turki semisal Kebab, Pizza yang lokasinya sangat dekat dengan weenepad, di depan Central Station., atau tepatnya di sekitar Kruisplein.
Petunjuk waktu sholat dan beberapa software yang berguna untuk, misalanya software untuk produk halal, dapat dicek melalui website berikut ini: http://www.islamicfinder.org dan untuk mendownload software makanan halal di HP (support java) dapat diakses melalui http://www.guidedways.com
Tulisan ini merupakan pindahan dari informasi yang sebenarnya sudah aku kirimkan kepada calon mahasiswa I.H.S tahun 2009. Tulisannya rada kacau dan gak rileks sama sekali, namun intinya saya mencoba memberikan informasi tentang awal hidup di Rotterdam....semoga berguna...
Informasi berikutnya akan menyajikan secara singkat tentang kehidupan di Weenepad di hari pertama....
wah..sampe juga di Rotterdam..........setelah melewati seminggu dengan "batuk-pilek en flu"...baru bisa beradaptasi.....
sekarang ...hampir sebagian besar Rotterdam dah dijelajahi ama sepeda....
| |